
Panduan
Jebana Hikiyama Festival adalah perayaan musim semi tradisional yang telah berlangsung selama sekitar 300 tahun di wilayah Jebana, Kota Nanto, Prefektur Toyama. Festival ini berasal dari era Kyoho pada awal zaman Edo dan kini telah terdaftar sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO, menjadikannya salah satu warisan budaya paling berharga di Jepang. Dalam festival ini, kereta hias megah yang disebut "Hikiyama" yang mengangkut patung dewa, serta kereta "Ioryatai" yang artistik, akan berkeliling menyusuri kawasan kota tua Jebana yang bersejarah. Festival ini dijaga dengan penuh rasa bangga oleh masyarakat setempat secara turun-temurun.
Salah satu daya tarik utama festival ini adalah enam unit Hikiyama yang dihiasi dengan ukiran sangat detail dan dekorasi yang mewah. Melihat kereta-kereta berat ini melintasi jalanan kota adalah pemandangan yang sangat megah. Selain itu, parade tarian singa (Shishimai) dan tandu suci (Mikoshi) yang meriah juga menambah semangat dan kemeriahan festival.
Khususnya, pemandangan malam hari dari "Yoimatsuri" pada tanggal 4 Mei hingga "Honmatsuri" pada 5 Mei adalah momen yang tak terlupakan. "Choin-yama" yang diterangi cahaya lampion akan menyinari deretan bangunan bergaya era Edo, menciptakan suasana yang sangat fantastis dan magis. Selain itu, Anda juga dapat menikmati pertunjukan musik tradisional "Iouta" di dalam kereta Ioryatai serta berbagai performansi tradisional lainnya yang menunjukkan kedalaman budaya lokal.
Festival ini biasanya diadakan dari tanggal 4 hingga 5 Mei.
Lokasi acara berada di seluruh wilayah Jebana, Kota Nanto, Prefektur Toyama.
Karena jumlah pengunjung yang sangat banyak, persiapan yang matang sangat disarankan. Terutama saat menikmati suasana malam dengan lampion, harap berhati-hati saat berjalan di area yang gelap. Karena parade dilakukan di tengah kawasan pemukiman bersejarah, harap tetap menjaga ketenangan dan menghormati privasi warga serta bangunan di sekitar saat menyaksikan ritual tradisional.