
Panduan
Matsurei Matsuri (Gunung Haguro) adalah ritual suci tradisional yang diadakan setiap tahun dari 31 Desember hingga 1 Januari di Gunung Haguro, Kota Tsuruoka, Prefektur Yamagata. Ritual ini merupakan puncak dari 100 hari latihan spiritual (Sanko) para Yamabushi, yang bertujuan untuk memohon kemakmuran dan kedamaian dunia melalui upacara 'Saiya-sai'. Sebagai Warisan Budaya Takbenda Nasional Jepang, acara ini adalah representasi mendalam dari spiritualitas Jepang.
Highlight utama adalah 'O-taimatsubiki', di mana obor raksasa ditarik oleh para pemuda, menciptakan percikan api yang dramatis dan memukuk hati. Selain itu, berbagai ritual lain seperti 'Karasutobi' yang berlangsung sepanjang malam di sekitar Gosaiden atau area Kagami-ike, memberikan pengalaman budaya yang sangat mendalam.
Acara ini diadakan setiap tahun dari 31 Desember hingga 1 Januari. Ritual utama dan atraksi obor raksasa berlangsung dari malam tahun baru hingga dini hari. Karena ritual berlanjut hingga dini hari, Anda disarankan untuk merencanakan perjalanan dengan memperhatikan waktu.
Naik bus Shonai Kotsu tujuan 'Haguro Sancho' dari Stasiun JR Tsuruoka di Jalur JR Uetsu. Perjalanan memakan waktu sekitar 50-55 menit. Cek jadwal terbaru karena mungkin ada bus tambahan.
Sekitar 25-30 km (±40 menit) dari IC Shonai-Asahi di Jalan Tol Yamagata. Atur navigasi ke 'Dewa Sanzan Jinja Hagurozan'. Perlu membayar biaya jalan tol Haguro (sekitar 600 JPY untuk pulang-pergi).
Area akan sangat ramai pada malam tahun baru. Terutama saat atraksi obor sekitar pukul 22:00, harap datang lebih awal atau siapkan rencana untuk menghindari kerumunan. Berhati-hatilah terhadap kondisi jalan yang licin atau macet saat pulang di dini hari.
Ini adalah ritual suci, sehingga tidak ada area menonton resmi yang dibatasi. Area sekitar Gosaiden atau Kagami-ike cukup baik untuk melihat, namun dilarang memasuki area terlarang. Fotografi diperbolehkan tanpa menggunakan flash atau tripod agar tidak mengganggu jalannya ritual.
Gunung Haguro di akhir Desember sangat dingin dengan risiko salju dan jalanan licin. Wajib membawa jaket tebal (down jacket), kupluk, sarung tangan, dan sepatu anti-slip atau sepatu gunung yang tahan air.
Untuk biaya jalan tol atau kebutuhan lainnya, harap cek informasi terbaru di lokasi. Secara umum tidak memerlukan reservasi, namun utamakan keselamatan karena lokasi berada di pegunungan saat musim dingin.